Menu

Makna Omikuji di Fushimi Inari Taisha

Apa Itu Omikuji?

Omikuji (おみくじ) adalah kertas ramalan yang biasanya diperoleh setelah kita menggoyangkan tabung berisi stik bernomor. Setelah satu stik keluar, kita menyerahkan nomornya kepada penjaga kuil atau mencocokkannya dengan laci tertentu, lalu mendapatkan selembar kertas yang berisi ramalan nasib. Ramalan ini bisa mencakup berbagai aspek kehidupan: keberuntungan umum, kesehatan, cinta, pekerjaan, hingga perjalanan.

Ramalan dalam omikuji terbagi menjadi beberapa tingkatan, dari yang paling baik hingga yang paling buruk, seperti:

  • Daikichi (大吉) – sangat beruntung
  • Kichi () – beruntung
  • Shōkichi (小吉) – agak beruntung
  • Suekichi (末吉) – keberuntungan yang datang belakangan
  • Kyō () – nasib buruk

Tradisi Jika Mendapat Ramalan Buruk

Satu hal menarik dari tradisi omikuji adalah apa yang dilakukan jika ramalan yang kita dapatkan buruk. Di sekitar kuil, tersedia tempat khusus berupa rak atau tali tempat orang mengikat omikuji mereka. Tindakan ini melambangkan meninggalkan nasib buruk di kuil, berharap para dewa akan mengubah keberuntungan kita.

Namun jika ramalan yang didapat baik, kita diperbolehkan untuk menyimpannya—banyak yang melipat kertas itu rapi dan menyimpannya di dompet sebagai pengingat atau jimat kecil.

Makna Omikuji di Fushimi Inari Taisha

Di Fushimi Inari Taisha—kuil yang didedikasikan untuk dewa pertanian, kesuburan, dan kesuksesan dalam bisnis—omikuji bukan hanya hiburan atau tradisi kuno, tapi juga bentuk interaksi antara manusia dan alam ilahi. Dalam suasana sakral yang dikelilingi ribuan gerbang torii, pengalaman membaca ramalan terasa lebih bermakna, seperti berbicara langsung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Lebih dari Sekadar Ramalan

Omikuji mungkin terlihat sederhana—hanya secarik kertas—namun tradisi ini telah menjadi bagian penting dari budaya spiritual Jepang selama berabad-abad. Ia mengajak kita untuk merenung, memperhatikan diri sendiri, dan menerima bahwa keberuntungan bukan hanya soal nasib, tapi juga soal sikap.

Di tengah heningnya Fushimi Inari, di antara torii yang menjulang dan pepohonan yang membisu, omikuji menjadi pengingat halus bahwa setiap langkah kita bisa jadi dituntun oleh harapan, dan setiap hari adalah kesempatan untuk memperbaiki nasib—apa pun yang tertulis di secarik kertas itu.

Pengalaman  Mengambil Omikuji

memasukkan 100 yen ke dalam kotak donasi, lalu mengambil tabung kayu panjang dan menggoyangkannya perlahan. Sebuah stik bernomor akhirnya muncul. Saya serahkan kepada petugas kuil, dan ia memberikan  selembar omikuji. Meski sebagian besar tertulis dalam huruf kanji, akan tetapi kami sebagai guide yang telah lama bekerja dan menjalankan pendidikan disana, kami bisa menterjemahkan tulisan tersebut. sehingga menjadi jembatan untuk bepergian kemanapun untuk mengunjungi destinasi wisata Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *